Sabtu, 13 Oktober 2018

#SIP Sistem informasi psikologi


Sistem informasi psikologi



A.  Definisi sistem
Menurut Scott (dalam fatta, 2007) sistem terdiri dari unsur-unsur seperti masukan (input) , pengolahan (processing), serta keluaran (output) Ciri pokok sistem menurut Gapspert ada empat, yaitu sistem itu beroperasi dalam suatu lingkungan, terdiri atas unsur-unsur, ditandai dengan saling berhubungan, dan memunyai satu fungsi atau tujuan utama.
Menurut nuraida (2008) Sistem adalah kumpulan komponen di mana masing-masing komponen memiliki fungsi yang saling berinteraksi dan saling tergantung serta memiliki satu kesatuan yang utuh untuk bekerja mencapai tujuan tertentu.

B.  Definisi informasi
Menurut Gordon (dalam Hutaean, 2015) Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.
Menurut Sunarya (2012) Informasi dapat merujuk ke suatu data mentah, data tersusun, kapasitas sebuah saluran komunikasi, dan lain sebagainya. Informasi adalah data yang telah diklassifikasikan atau diolah atau diinterpresikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan. Sistem pengolahan informasi akan mengolah data menjadi imformasi atau mengolah data dari bentuk tak berguna menjadi berguna bagi yang menerimanya.

C.  Definisi psikologi
Menurut Sahlan (2017) Psikologi secara bahasa berasal dari yunani "Psyche" yang berarti jiwa, dan "Logos" yang artinya ilmu pegetahuan. Jadi secara etomologi psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya maupun latar belakangnya, bahkan psikologi disini juga sering disebut dengan ilmu jiwa.
Menurut Hardiningtyas (2017) psikologi memiliki tiga fungsi utama, yaitu menjelaskan, memprediksikan dan pengendalian. Psikologi mampu menjelaskan secara deskriptifsebuah kejadian perilaku manusia, mengapa dan bagaimana perilaku tersebut dilakukan. Psikologi juga mampu memprediksikan atau mengestimasikan sebuah kejadian perilaku atas dasar bukti dan data ilmiah sebelumnya.  Fungsi yang terakhir yaitu psikologi sebagai ilmu yang dapat mengendalikan perilaku sesuai dengan yang diharapkan berupa tindakan preventif, intervensi, treatment, atau rehabilitasi. Keilmuan ini dalam perkembangannya terbagai ke dalam banyak bidang spesialisasi, beberapa terkait dengan keilmuan dasar psikologi dan yang lainnya tentang aplikasi psinsip-prinsip psikologi.

D.  Sistem informasi psikologi
Berdasarkan uraian diatas dapat di simpulkan bahwa system informasi psikologi adalah unsur-unsur seperti masukan (input) , pengolahan (processing), serta keluaran (output) yang memiliki fungsi yang saling berinteraksi dan saling tergantung serta memiliki satu kesatuan yang utuh berupa data mentah, data tersusun, kapasitas sebuah saluran komunikasi, dan lain sebagainya yang telah diklassifikasikan atau diolah atau diinterpresikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan manusia berupa tingkah laku, emosi, jiwa dan lain sebagainya.

Referensi
Hardiningtyas,D. (2017). Psikologi insdustri. Malang: UBPress.
Sahlan,A,K. (2018). Mendidik perspektif psikologi. Yogyakarta: Deepublish.
Fatta,A,H. (2007). Analisis dan perencanaan sistem imformasi.Yogyakarta:andi offset.
Nuraida,i.(2008). Manajem administrasi perkantoran. Yogyakarta:Kanisius
Hutahaean,J. (2015). Konsep sistem informasi, yogyakarta: Deepublish.
Sunarya,D. (2012). Sistem teknologi informasi. Jakarta: Gramedia









Tidak ada komentar:

Posting Komentar