Sistem informasi psikologi
A. Definisi
sistem
Menurut
Scott (dalam fatta, 2007) sistem terdiri dari unsur-unsur seperti masukan
(input) , pengolahan (processing), serta keluaran (output) Ciri pokok sistem
menurut Gapspert ada empat, yaitu sistem itu beroperasi dalam suatu lingkungan,
terdiri atas unsur-unsur, ditandai dengan saling berhubungan, dan memunyai satu
fungsi atau tujuan utama.
Menurut
nuraida (2008) Sistem adalah kumpulan komponen di mana masing-masing komponen
memiliki fungsi yang saling berinteraksi dan saling tergantung serta memiliki
satu kesatuan yang utuh untuk bekerja mencapai tujuan tertentu.
B. Definisi
informasi
Menurut
Gordon (dalam Hutaean, 2015) Informasi adalah data yang telah diolah menjadi
suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang
dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau
keputusan-keputusan yang akan datang.
Menurut
Sunarya (2012) Informasi dapat merujuk ke suatu data mentah, data tersusun,
kapasitas sebuah saluran komunikasi, dan lain sebagainya. Informasi adalah data
yang telah diklassifikasikan atau diolah atau diinterpresikan untuk digunakan
dalam proses pengambilan keputusan. Sistem pengolahan informasi akan mengolah
data menjadi imformasi atau mengolah data dari bentuk tak berguna menjadi
berguna bagi yang menerimanya.
C. Definisi
psikologi
Menurut
Sahlan (2017) Psikologi secara bahasa berasal dari yunani "Psyche"
yang berarti jiwa, dan "Logos" yang artinya ilmu pegetahuan. Jadi
secara etomologi psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa, baik
mengenai macam-macam gejalanya, prosesnya maupun latar belakangnya, bahkan
psikologi disini juga sering disebut dengan ilmu jiwa.
Menurut
Hardiningtyas (2017) psikologi memiliki tiga fungsi utama, yaitu menjelaskan,
memprediksikan dan pengendalian. Psikologi mampu menjelaskan secara
deskriptifsebuah kejadian perilaku manusia, mengapa dan bagaimana perilaku
tersebut dilakukan. Psikologi juga mampu memprediksikan atau mengestimasikan
sebuah kejadian perilaku atas dasar bukti dan data ilmiah sebelumnya. Fungsi yang terakhir yaitu psikologi sebagai
ilmu yang dapat mengendalikan perilaku sesuai dengan yang diharapkan berupa
tindakan preventif, intervensi, treatment, atau rehabilitasi. Keilmuan ini
dalam perkembangannya terbagai ke dalam banyak bidang spesialisasi, beberapa
terkait dengan keilmuan dasar psikologi dan yang lainnya tentang aplikasi
psinsip-prinsip psikologi.
D. Sistem
informasi psikologi
Berdasarkan uraian diatas dapat di
simpulkan bahwa system informasi psikologi adalah unsur-unsur seperti masukan
(input) , pengolahan (processing), serta keluaran (output) yang memiliki fungsi
yang saling berinteraksi dan saling tergantung serta memiliki satu kesatuan
yang utuh berupa data mentah, data tersusun, kapasitas sebuah saluran komunikasi,
dan lain sebagainya yang telah diklassifikasikan atau diolah atau
diinterpresikan untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan manusia
berupa tingkah laku, emosi, jiwa dan lain sebagainya.
Referensi
Hardiningtyas,D. (2017). Psikologi insdustri. Malang: UBPress.
Sahlan,A,K. (2018). Mendidik perspektif psikologi.
Yogyakarta: Deepublish.
Fatta,A,H. (2007). Analisis
dan perencanaan sistem imformasi.Yogyakarta:andi offset.
Nuraida,i.(2008). Manajem
administrasi perkantoran. Yogyakarta:Kanisius
Hutahaean,J. (2015). Konsep sistem informasi, yogyakarta:
Deepublish.
Sunarya,D. (2012). Sistem teknologi informasi. Jakarta: Gramedia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar