Sabtu, 13 Oktober 2018

#SIP Arsitektur Komputer dan Sistem Kognisi

Arsitektur Komputer dan Sistem Kognisi

A.       Arsistektur Komputer


1.    Definisi Arsistektur Komputer
Amsyah (2000) menjelaskn perkembangan komputer elektronik ditandai dengan hadirnya komponen utama hardware (perangkat keras) yang digunakan dalam setiap generasi, yang dapat dijelaskan sebagai berikut :
a.     Generasi pertama tahun 1946 – 1958 mulai dengan memperkenalkan ENIAC (elektronik numerical integrator and calculator)
b.    Generasi ke dua tahun 1959 – 1964 ditandai dengan menggunakan transitor yaitu penghubung kcil yang  mengontrol arus listrik
c.     Generasi ke tiga tahun 1965 – 1977 dengan memperkenalkan sirkuit integrasi, yaitu kepingan silicon yang berisikan transitor tipis yang saling berhubungan.
d.    Generasi ke empat tahun 1971 – sekarang muali dengan sirkuit intergrasi berskala luas
e.     Generasi ke lima yaitu teknologi omputer generasi sekarang sebagai perkembangan sirkuit integrase berskala sangat luas (VLSI),

Menurut Utami (2015) arsitektur komputer merupakan suatu hal yang sangatlalh penting karena dapat memberikan berbagai atribut-atribut pada sistem komputer, hal tersebuti tentunya sangat dibutuhkan bagi perancang ataupun user software sistem dalam mengembangkan suatu program.

2.    Komponen arsitektur komputer
Menurut Koesheryatin dan Suryana (2014) Arsitektur komputer terdiri atas :
a.          Sarana input: untuk memasukkan masukan ke memori, yang dapat dilakukan melalui keyboard.
b.         Sarana output: keluaran untuk menampilkan hasil pemrosesan. Dapat melalui layar monitor untuk pengeluaran lunak, dan printer untuk pengeluaran keras
c.          CPU (Central Processing Unit): merupakan bagian terpenting dalam perangkat komputer karena CPU mempunyai peranan dalam mengendalikan bagian-bagian lain dalam komputer, serta mengubah masukan menjadi keluaran. CPU merupakan otak yang menggerak- kan, mengatur, dan mengoordinasikan semua operasi yang dilakukan oleh komputer. CPU terdiri atas control unt dan ALU (arithmetic logic unit). Menurut model ni, memori dianggap bukan bagian dari CPU, sementara ada ahli lain yang memasukkan memori ke dalam bagian CPU. Control uni berfungsi untuk menggerakkan semua bagian dalam komputer supaya dapat bekerja sama dalam suatu sistem. ALU (arithmetic logic unit) merupakan bagian yang men jalankan fungsi operasi penghitungan dan logika.
d.         Control Unit: bagian dari CPU
e.          ALU (arithmetic logic unit): bagian dari CPU.
f.          Memori: sarana penyimpanan primer untuk menyimpan semua perangkat lunak yang digunakan dalam mengoperasikan komputer, dan sebagian lain untuk menyimpan data yang dimasukkan melalui input.
g.         Sarana penyimpanan eksternal: berfungsi untuk menampung data atau informasi jika sarana penyimpana primer sudah tidak dapat menampungnya. Sarana penyimpanan eksternal dapat berupa floppy disk, cd, flash disk atau hard disk

3.    Kelemehan dan kelebihan
Kelebihan arsistektur computer
a.          Memiliki banyak prosesor
b.         Bisa digunakan dengan banyak
c.          Dapat membuka beberapa bagian dalam satu kali
d.         Cepat
Kekurangan arsistektur computer
a.          Membutuhkan memory yang besar
b.         Harganya yang mahal
c.          Daya listrik yang besar

B.        Sistem Kognisi Manusia



1.    Definisi Sistem Kognisi Manusia
Definisi kognisi adalah suatu kegiatan pikiran, saat seseorang sadar akan objek suatu pemikiran atau persepsi. Kognisi mencakup semua aspek pikiran dan memori. Makin sering terjadi bangkitan, makin be- sar pula efeknya terhadap fungsi kognitif. Status epileptikus umum- nya menyebabkan kerusakan otak dan gangguan fungsi kognitif mela- lui proses hipoksi dan eksitotoksik. Bangkitan juga dapat dipicu oleh kegiatan kognitif, misalnya membaca atau berhitung (Dewanto,2007).

2.       Menurut Santoso (2011) beberapa model – model kognisi adalah sebagai berikut :
a.     Pertama, model Pieget. Menurut Pieget bah- wa perkembangan manusia dapat dibahas dalam konsep fungsi dan struktur. Fungsi merupakan kunci untuk menemukan orang-orang atau kecenderungan untuk mengorganisasi-kan pengetahuan ke dalam fungsi, dari fungsi yang ada- yang menghasilkan struktur internal internal. Struktur merupakan interelasi sistem pengetahuan yang mendasari dan membimbing tingkah lakıu inteligensi. Struktur kognitif diistilahkan dengan konsep klas. Da lam teori Pieget adalah aspek yang mendasar namun sangat sulit untuk dipahami secara komprehensif. Piegetcayaini bahwa inteligensi bukan sesuatu yang dimiliki anak, yang dilakukan
b.    Kedua, model informasi yang ketat. Pustaka ini merumus kan bahwa kognitif manusia adalah sistem yang terdiri atas tiga bagian: a) input; yaitu proses asimilasi dari lingkungan atau stimulasi yang masuk ke dalam reporter-reporter pancaindra; b) proses; yaitu pekerjaan otak untuk mentransformasikan informasi atau stimulasi dalam cara yang beragam; dan c) output; yang berbentuk tingkah laku.
c.     Ketiga, model kognisi sosial. Kognisi sosial dapat diartikan sebagai pengetahuan tentang lingkungan sosial dan hubungan antarpribadi. Model ini menekankan tentang pengaruh sosial. Model kognisi sosial ini dikembang kan oleh Vygotsky. Menurut Vygotsky perkembangan kognitif yang meng-hasilkan proses sosio-instruksional, yang menghargai anak-anak belajar dalam memecahkan masalah orang lain.

3.       Fungsi Kognisi
Menurut Setiadi (2003) menjelaskan :
a.       Atensi dan kesadaran
Atensi adalah pemrosesan secara sadar sejumlah kecil informasi dari sejumlah besar informasi yang tersedia.
b.       Persepsi
Persepsi adalah rangkaian proses pada saat mengenali, mengatur dan memahami sensasi dari panca indera yang diterima dari rangsang lingkungan.
c.       Ingatan
Ingatan adalah saat manusia mempertahankan dan menggambarkan pengalaman masa lalunya dan menggunakan hal tersebut sebagai sumber informasi saat ini.
d.       Bahasa
Bahasa adalah menggunakan pemahaman terhadap kombinasi kata dengan tujuan untuk berkomunikasi.
e.       Pemecahan masalah dan kreativitas
Pemecahan masalah adalah upaya untuk mengatasi hambatan yang menghalangi terselesaikannya suatu masalah atau tugas.

C.        Keterkaitan antara arsitektur kompeter dan sistem kognisi manusia.
Arsitektur komputer dan Struktur kognisi manusiamemiliki kesamaan, yaitu tidak dapat berjalansendiri dalam menjalankan fungsinya, tetapi sebagaisatu kesatuan.Dalam hal ini erat kaitannya dengan struktur masing-masing.Dimana struktur manusia adalah suatu unsur yangsaling berhubungan antara satu sama yang lain yangsaling berakomodir atau saling melengkapi antarafungsi-fungsi, skema. Seperti bagian otak yangmengakomodir unsur bagian -bagian tubuh manusiayg menjadikan suatu sistem yang kompleks.Sedangkan, Arsitektur komputer adalah konsepperencanaan dan struktur pengoperasian dasar darisuatu sistem komputer.

Amsyah, zulkifli. (200). Menejemen sistem informasi. Jakarta: gramedia.
Utami, feri hari. (2015). Pemrograman. Yogyakarta: Deepublish
Koesheryatin, tayana suryana. (2014). Aplikasi internet. Jakarta: gramedia.
Dewanto. (2007). Panduan praktis diagnosis dan tata laksana penyakit syaraf. Jakarta : EGG
Santoso.(2011).perkembangan anak usia dini : pengantar dalam berbagai aspek nya. Jakarta : Kencana
Setiadi.(2003). Prilaku Konsumen. Perspektif kontenporer pada motif, tujuan, dan keinginan Konsumen. Jakarta:Kencana




Tidak ada komentar:

Posting Komentar